Tanaman pisang  (Musa  sp) merupakan  tanaman yang berasal dari Asia
Tenggara yang kini sudah  tersebar  luas ke seluruh dunia  termasuk Indonesia.
Hampir seluruh wilayah Indonesia cocok untuk pertumbuhan  tanaman pisang
(Satuhu,  2004).  Tanaman  pisang  tersebar mulai  dari  dataran  rendah  sampai
dataran  tinggi,  baik  yang  dibudidayakan  di  lahan  khusus  maupun  ditanam
sembarangan di kebun atau di halaman. Hampir setiap pekarangan   rumah di
Indonesia  terdapat  tanaman  pisang,  hal  ini  dikarenakan  tanaman  cepat
menghasilkan, dapat berlangsung lama, mudah ditanam dan mudah dipelihara
(Sunarjono, 2004).
Tanaman pisang dimanfaatkan untuk berbagai keperluan hidup manusia.
Selain buahnya, bagian  tanaman yang  lain seperti bonggol, daun, batang dan
jantungnya  juga  dapat  dimanfaatkan.  Tetapi  dari  seluruh  bagian  tanaman
pisang,  buah  pisang  dan  daun  pisanglah  yang    banyak  dimanfaatkan  oleh
masyarakat.  Buah  pisang  selain  dimakan  dalam  bentuk  segar,  dapat  juga
diolah menjadi pisang goreng, keripik pisang, sale, dan lain-lain. Daun pisang
dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pembungkus makanan.  Jantung pisang
(bunga pisang)  juga dapat diolah menjadi  tumis  jantung pisang  atau  sebagai
bahan sayur yang lainnya.
Dari  seluruh  bagian  tanaman  pisang,  bagian  yang  jarang  dimanfaatkan
oleh  masyarakat  adalah  bonggol  pisang.  Pemanfaatan  dari  bagian  tanaman pisang  tersebut  sampai  saat  ini  masih  sangat  terbatas.  Misalnya  bonggol
pisang dapat dijadikan kripik,  selain  itu bonggol pisang dapat dibuat cuka
melalui fermentasi.